- baju berkerah dipilih agar memberi kesan gagah namun tetap terlihat rapih, warna biru melambangkan kepercayaan diri dan kedamaian mewakili bentuk usaha para relawan pecinta hewan yang hampir punah. Garis hitam di bagian lengan memberi kesan tegas dan selaras dengan pemakaian warna kancing baju.
- Tulisan GEA di dada sebelah kiri sejajar dengan posisi jantung pemakai melambangkan pentingnya kedudukan GEA untuk pemakai,
- Bentuk dasar logo merupakan bentuk dari tameng yang melambangkan kekuatan, perlindungan, dan mempertahankan hewan yang dilindungai
- Di tengnah logo terdapat siluet gambar binatang yang dilindungi, memperlihatkan kepedulian para relawan terhadap hewan yang hampir punah, dan warna hitam menggambarkan kesedihan karena hewan-hewan tersebut hampirpunah
Selasa, 02 Mei 2017
Filosofi baju GEA (Guardian of Extinction animals)
Sabtu, 01 April 2017
Peng. Animasi & Desain Grafis Lambang Pramuka
Peng. Animasi & Desain Grafis
Lambang Pramuka
Kelompok :
Filosofi :
Lambang diatas adalah lambang pramuka Indonesia. Lambang ini
adalah gambar bayangan (siluet) tunas kelapa. Lambang ini diciptakan oleh
Soenardjo Atmodipurwo, seorang pegawai tinggi Departemen Pertanian yang juga
tokoh pramuka. Berikut adalah arti dari tiap bagian lambang pramuka (tunas
kelapa) :
- Buah kelapa dalam keadaan tumbuh dinamakan cikal. Ini mengandung arti Pramuka adalah inti bagi kelangsungan hidup bangsa (tunas penerus bangsa).
- Buah kelapa tahan lama. Ini mengandung arti, Pramuka adalah orang yang jasmani dan rohaninya kuat dan ulet.
- Kelapa dapat tumbuh di berbagai jenis tanah. Ini mengandung arti, Pramuka adalah orang yang mampu beradaptasi dalam kondisi apapun
- Kelapa tumbuh menjulang tinggi. Ini mengandung arti, setiap Pramuka memiliki cita-cita yang tinggi.
- Akar kelapa kuat. Mengandung arti, Pramuka berpegang pada dasar-dasar yang kuat.
- Kelapa pohon yang serbaguna. Ini mengandung arti, Pramuka berguna bagi nusa, bangsa dan agama.
Komentar :
Menurut kami, akar dari lambang diatas kurang sesuai dari
filosofi diatas. Seharusnya, akar kelapa itu serabut dan tertanam lebih dalam
untuk menggambarkan pramuka itu berpegang pada dasar-dasar yang kuat.
Refresnsi :
https://id.wikipedia.org/wiki/Lambang_Pramuka
http://liska-liandari.blogspot.co.id/2011/03/logo-unik-dan-maknaartinya.html
Tugas Softskill Materi Point 2
Istilah Dasar dalam Desain Grafis
Anggota kelompok:
R.Moch Imron Maulana(18114662), Fakhri Pratama (1C114795),Anton Fahrizal(11114430)
Dalam pengolahan image, dikenal dua macam warna paling
populer yang menjadi standar internasional, yaitu RGB dan CMYK. RGB adalah
singkatan dari Red-Green-Blue (merah, hijau, biru) yaitu warna dasar yang
dijadikan patokan warna secara universal (primary colors). Dengan basis RGB,
seorang desainer bisa mengubah warna ke dalam kode-kode angka sehingga warna
tersebut akan tampil universal.
Dasar warna ini menjadi standar pasti dalam konteks
profesional, seorang desainer tidak bisa mengatakan sebuah warna berdasar
pertimbangan subektif, contoh, biru muda menurut orang awam adalah birunya
langit di siang yang cerah, hal ini bisa jadi berbeda bagi orang lain dengan
pertimbangan yang lain pula.
Untuk menyamakan persepsi dalam definisi warna, perlu adanya
standar internasional dalam konteks kerja profesional. Dengan standar RGB,
seorang desainer dapat mengatakan warna dengan komposisi angka yang jelas,
warna biru memiliki komposisi perpaduan antara unsur Red, Green, Blue (merah,
hijau, biru) dengan derajat angka untuk R: 115-G : 221-B: 240. Standar warna
internasional lainnya yang digunakan untuk dunia percetakan adalah CMYK yang
merupakan Singkatan dari Cyan (biru kehijau-hijauan)-Magenta (merah
keungu-unguan)-Yellow (kuning), dan K mewakili warna hitam.
Seperti halnya RGB, CMYK menggunakan standardisasi warna
dalam koordinat. Rangenya antara 0-100 sehingga kehadiran unsur K sangat
menentukan. Berapapun koordinat CMY-nya, selama K-nya 100 maka warna tersebut
akan jadi warna hitam. CMYK merupakan standar warna berbasis pigment-based,
menyesuaikan diri dengan standar industri printing. Sampai saat ini dunia
cetak-mencetak memakai 4 warna dasar dalam membuat warna apapun.
B. PERBEDAAN GRAFIK BERBASIS VEKTOR DAN
BITMAP
Gambar Vektor
Gambar vektor merupakan gambar yang terbentuk bukan dari
kumpulan titik melainkan terbentuk dari sejumlah garis dan kurva. Karena gambar
jenis vektor ini bukan terdiri dari titik, maka apabila tampilan gambar ini
diperbesar tetap tidak akan kehilangan detailnya sehingga kualitas gambarnya
tetap baik. Contoh gambar ini adalah teks dan logo. Perangkat lunak yang sering
digunakan untuk mengolah gambar jenis
vektor ini adalah CorelDRAW, Freehand.
Monitor biasanya akan menampilkan gambar dalam bentuk
piksel, maka semua gambar baik jenis vector maupun bitmap akan ditampilkan
dalam bentuk piksel. Gambar ini mengandung unsur matematis seperti arah, ukuran
sudut, ketebalan, warna, dan lain sebagainya.
Gambar Bitmap
Tampilan bitmap sering disebut dengan gambar raster yaitu
tampilan gambar yang terdiri dari titik-titik atau piksel. Masing-masing piksel
ini mempunyai lokasi serta warna tersendiri yang secara keseluruhan membentuk
sebuah tampilan gambar pada saat gambar diperbesar. Kehalusan tampilan gambar
ini sangat tergantung kepada resolusi serta titik atau piksel yang membentuk
gambar tersebut.
Apabila gambar ini diperbesar maka ini kelihatan
kotak-kotak, semakin besar tampilan gambar maka semakin besar pula kotak-kotak
tersebut, yang sebetulnya merupakan tampilan piksel yang diperbesar. Contoh
gambar bitmap antara lain photo, gambar-gambar hasil scanner serta gambar yang
dihasilkan dari software grafis seperti Adobe Photoshop, Corel PHOTO-PAINT.
Kelemahan dari gambar jenis bitmap adalah gambar akan
menjadi pecah dan terlihat “kotak-kotak” (jagged) apabila gambar tersebut
diperbesar atau dicetak menggunakan resolusi yang lebih kecil daripada nilai
resolusi aslinya. Format bitmap ini memerlukan ruang penyimpanan data yang
lebih besar dibandingkan dengan format vektor.
Perbandingan Gambar-Gambar Berbasis Vektor dan Bitmap
· Berbasis
Vektor
o Gambar tetap jelas
ketika di perbesar
o Tersusun dari
garis dan kurva, Path terdiri dari garis (line segment) dan beberapa titik
(node) atau disebut dengan anchor point
o Gradasi warna
harus dianalisis dulu oleh para desainer grafis
o Kualitas grafik
tidak tergantung dari banyaknya pixel
o Disusun oleh objek
geometris yang dibuat berdasarkan perhitungan matematis
o Sifatnya
resolution independent
o Ukuran penyimpanan
relatif kecil
o Program yang
digunakan adalah Coreldraw, Adobe ilustrator, Macromedia Freehand
o Nyaman dipakai
untuk melayout halaman (teknik publishing), membuat font, dan ilustrasi.
· Berbasis
Bitmap
o Gambar kurang
jelas jika diperbesar
o Terdiri atas titik
(piksel), beragam warna, piksel tersebar dalam pola grid
o Gradasi warna
lebih luwes dan nyata
o Mampu menyimpan
gambar antar-format, yaitu JPEG, BMP,GIF, TIFF, dan PNG
o Ukuran file yang
dihasilkan besar
o Kualitas grafis tergantung
dari banyaknya pixel
o Disusun oleh objek
yang disebut pixel
o Sifat resolusinya
dependent atau dipengaruhi resolusi
·
Ukuran penyimpanan relatif besar
Referensi
http://virala.id/post/apa-sih-yang-dimaksud-dengan-desain-grafis-dan-apa-pentingnya(Waktu akses 2 April 2017 pukul 11:05 AM)
http://edupaint.com/warna/roda-warna/379-konsep-warna-dasar-dalam-desain-grafis.html (Waktu akses 2 April 2017 pukul 11:20 AM)
http://bagusbayubaskara.blogspot.co.id/2012/10/perbedaan-grafik-berbasis-vektor-dan.html (Waktu akses 2 April 2017 pukul 11:45 AM)
Selasa, 17 Januari 2017
Tugas IV Pengenalan Teknologi Sistem Cerdas
Pengenalan Teknologi Sistim Cerdas
Oleh :
R. Moch. Imron Maulana (18114662)
Universitas Gunadarma
PTA 2016/2017
Kecerdasan Buatan (Artificial
Inteligence) merupakan salah satu bagian dari ilmu komputer yang mempelajari
bagaimana membuat mesin (komputer) dapat melakukan pekerjaan seperti dan sebaik
yang dilakukan oleh manusia bahkan bisa lebih baik daripada yang dilakukan
manusia. Menurut John McCarthy ,1956 , AI : untuk mengetahui dan memodelkan
proses-proses berpikir manusia dan mendesain mesin agar dapat menirukan
perilaku manusia. Cerdas , berarti memiliki pengetahuan ditambah pengalaman ,
penalaran (bagaimana membuat keputusan dan mengambil tindakan), moral yang
baik. Tentu saja terdapat perbedaan antara Kecerdasan Buatan dengan Kecerdeasan
Alami, yaitu ; Kecerdasan Buatan lebih bersifat permanen. Kecerdasan alami bisa
berubah karena sifat manusia pelupa. Kecerdasan buatan tidak berubah selama
sistem komputer & program tidak mengubahnya. Lebih mudah diduplikasi &
disebarkan. Mentransfer pengetahuan manusia dari 1 orang ke orang lain membutuhkan
proses yang sangat lama & keahlian tidak akan pernah dapat diduplikasi
dengan lengkap. Jadi jika pengetahuan terletak pada suatu sistem komputer, maka
pengetahuan tersebut dapat disalin dari komputer tersebut & dapat
dipindahkan dengan mudah ke komputer yang lain. Lebih murah. Menyediakan
layanan komputer akan lebih mudah & murah dibandingkan mendatangkan
seseorang untuk mengerjakan sejumlah pekerjaan dalam jangka waktu yang sangat
lama. Bersifat konsisten karena kecerdasan buatan adalah bagian dari teknologi
komputer sedangkan kecerdasan alami senantiasa berubah-ubah. Dapat
didokumentasi. Keputusan yang dibuat komputer dapat didokumentasi dengan mudah
dengan cara melacak setiap aktivitas dari sistem tersebut. Kecerdasan alami
sangat sulit untuk direproduksi. Lebih cepat. Lebih baik.
Kecerdasan Alami bersifat kreatif.
Memungkinkan orang untuk menggunakan pengalaman secara langsung. Sedangkan pada
kecerdasan buatan harus bekerja dengan input-input simbolik. Pemikiran manusia
dapat digunakan secara luas, sedangkan kecerdasan buatan sangat terbatas.
Sejarah Kecerdasan Buatan dimulai
pada tahun 1950-an dimana Alan Turing, seorang pionir AI dan ahli matematika
Inggris melakukan percobaan. Turing (Turing Test) yaitu sebuah komputer melalui
terminalnya ditempatkan pada jarak jauh. Di ujung yang satu ada terminal dengan
software AI dan diujung lain ada sebuah terminal dengan seorang operator.
Operator itu tidak mengetahui kalua diujung terminal lain dipasang software AI.
Mereka berkomunikasi dimana terminal diujung memberikan respon terhadap
serangkaian pertanyaan yang diajukan oleh operator. Dan sang operator itu
mengira bahwa ia sedang berkomunikasi dengan operator lainnya yang berada pada
terminal lain. Turing beranggapan bahwa jika mesin dapat membuat seseorang
percaya bahwa dirinya mampu berkomunikasi dengan orang lain, maka dapat
dikatakan bahwa mesin tersebut cerdas (seperti layaknya manusia). Kemudian dari
percobaan ini muncul keempat konsep tentang Kecerdasan Buatan (Artificial
Intellegence) :
·
Acting
humanly ialah system yang melakukan pendekatan dengan menirukan tingkah laku
seperti manusia yang dikenalkan pada tahun 1950 degan cara kerja pengujian
melalui teletype yaitu jika penguji (integrator) tidak dapat membedakan yang
mengintrogasai antara manusia dan computer maka computer tersebut dikatakan
lolos(menjadi kecerdasan buatan).
·
Thinking
Humanly yaitu system yang dilakukan dengan cara intropeksi yaitu penangkapan
pemikiran psikologis. Manusia pada computer,hal ini sering diujikan dengan
neuron ke neuron lainnya atau sel otak dengan sel otak lainnya cara
pembelajarannya yaitu melalui experiment-experimen.
·
Thinking
Rationaly merupakan sistem yang sangat sulit ,karena sering terjadi kesalah
data, prinsip dan prakteknya, sistem ini dikenal dengan penalaran komputasi.
·
Acting
Rationaly yaitu sistem yang melakukan aksi dengan cara menciptakan suatu
robotika cerdas yang menggantikan tugas manusia.
Oleh karena itu didalam
pengembangan Kecerdasan Buatan ada empat cabang disiplin ilmu, yaitu :
·
Sistem Pakar
(Expert System), komputer digunakan sebagai sarana untuk menyimpan pengetahuan
para pakar. Dengan demikian komputer akan memiliki keahlian untuk menyelesaikan
permasalahan dengan meniru keahlian yang dimiliki oleh pakar.
·
Pengolahan Bahasa
Alami (Natural Language Processing). Dengan pengolahan bahasa alami ini
diharapkan user dapat berkomunikasi dengan komputer dengan menggunakan bahasa
sehari-hari.
·
Pengenalan Ucapan
(Speech Recognition). Melalui pengenalan ucapan diharapkan manusia dapat
berkomunikasi dengan komputer menggunakan suara.
·
Robotika &
Sistem Sensor (Robotics & Sensory Systems). Suatu program yang
diaplikasikan pada sebuah mesin robot untuk membantu serta menggantikan kinerja
manusia agar lebih cepat. Karena mesin tidak kenal lelah dan bosan.
Natural Language
Processing adalah saat kita melihat bagaimana memanfaatkan pengetahuan yang
berlimpah-limpah yang dinyatakan
dalam bahasa
alami.
Salah satu faktor umum dalam menangani tugas ini adalah penggunaan languange
model (model bahasa). Sedangkan Language Model adalah model yang memprediksi
probabilitas distribusi dari ekspresi bahasa. Language MODELS terbagi dalam 4
jenis yaitu :
1.
N-gram character models (Model karakter N-gram)
2.
Smoothing n-gram models (Meluweskan model n-gram)
3.
Model Evaluation (Model Evaluasi)
4.
N-gram word models (Model-model kata n-gram)
Kemudian
Klasifikasi teks, juga dikenal sebagai kategorisasi:
diberi teks dari beberapa jenis, memutuskan mana dari standar set kelas itu dimiliki. Identifikasi bahasa dan klasifikasi genre adalah contoh dari klasifikasi
teks, seperti analisis sentimen (mengelompokkan film atau produk ulasan positif
atau negatif) dan deteksi spam (mengelompokkan pesan email sebagai spam atau
bukan-spam). Klasifikasi kompresi data merupakan cara lain untuk berpikir tentang klasifikasi sebagai masalah dalam kompresi
data. Sebuah
algoritma kompresi lossless mengambil urutan simbol, mendeteksi pola
berulang didalamnya, dan
menulis deskripsi dari urutan yang lebih padu daripada yang asli. Misalnya, teks
",142857142857142857" mungkin dikompresi ke "0 [142857] *
3." Algoritma Kompresi bekerja dengan membangun kamus dari subsequences
teks, dan kemudian mengacu pada entri dalam kamus. Contoh di sini hanya satu
entri kamus, "142857."
Kemudian
pencarian informasi adalah tugas mencari dokumen yang relevan dengan
kebutuhan pengguna untuk informasi. Contoh paling terkenal dari sistem
pencarian informasi adalah mesin pencari di WorldWideWeb.
Sebuah sistem pencarian informasi (selanjutnya disebut
dengan IR),
IR sistem awal bekerja pada model kunci Boolean,
Model ini memiliki keuntungan karena
menjadi sederhana untuk penjelasan dan pelaksanaannya. Ada beberapa metode
pada model Boolean yaitu : IR scoring
functions (Fungsi penilaian IR), IR system evaluation (Evaluasi sistem IR), IR
refinements (Perbaikan IR), The PageRank Algorithm (Algoritma PageRank), Algoritma HITS, Menjawab
pertanyaan. Jenis paling sederhana dari sistem ekstraksi
informasi adalah sistem ekstraksi atribut berbasis yang mengasumsikan bahwa
seluruh teks mengacu pada objek tunggal dan tugas ini adalah untuk mengekstrak
atribut bahwa objek. Dan ketika
informasi penggalian harus dicoba dari input yang bising atau berbagai, hingga keadaan pendekatan sederhana yang tidak baik.Terlalu sulit untuk mendapatkan semua aturan dan prioritas
dengan benar; Cara terbaik adalah untuk menggunakan model probabilistik bukan
model berbasis aturan. Model probabilistik sederhana untuk urutan dengan
keadaan tersembunyi adalah model Markov tersembunyi, atau HMM.
Sebuah HMM adalah model generatif; Pemodelan probabilitas
gabungan penuh pengamatan dan keadaan tersembunyi, dan karena itu dapat digunakan untuk
menghasilkan sampel. Artinya, kita bisa menggunakan model HMM tidak hanya untuk
menganalisis teks dan mengambil speaker dan tanggal, tetapi juga untuk
menghasilkan contoh acak dari teks yang berisi speaker dan tanggal.
Sebuah aplikasi yang berbeda dari teknologi ekstraksi
adalah membangun basis pengetahuan atau ontologi fakta corpus a. Hal ini
berbeda dengan tiga cara: Pertama terbuka, kita memperoleh fakta tentang semua
jenis domain, bukan hanya domain tertentu. Kedua, dengan corpus besar, tugas
ini didominasi oleh presisi. Ketiga, hasil dapat dikumpulkan statistik
diperoleh dari berbagai sumber, bukannya diekstraksi dari teks tertentu.
Kemudian
bahasa template dirancang untuk
memiliki pemetaan dekat dengan para pihak sendiri untuk mampu belajar otomatis,
dan menekankan presisi tinggi. (Mungkin dengan risiko recall
lebih rendah). Setiap template memiliki tujuh komponen yang sesuai. Penulis dan
Judul regexes yang terdiri dari karakter (dimulai dan berakhiran huruf) dan
dibatasi untuk memiliki panjang dari setengah panjang minimum dari contoh untuk
dua kali panjang maksimum. Awalan, tengah, dan postfix dibatasi untuk string
literal no regexes. center adalah yang paling mudah untuk difahami: setiap
string menengah yang berbeda di set pertandingan adalah template calon yang
berbeda.
Dan
sebuah mesin-membaca sistem perwakilan adalah TEXTRUNNER (Banko dan Etzioni,
2008). TEXTRUNNER menggunakan cotraining untuk meningkatkan kinerjanya, tapi
perlu sesuatu untuk bootstrap. TEXTRUNNER mampu untuk mengekstrak hubungan (
"Einstein," "menerima," "Hadiah Nobel"). Mengingat
satu set contoh label jenis ini, TEXTRUNNER melatih linear-rantai CRF untuk
mengekstrak contoh lebih lanjut dari teks berlabel. Fitur dalam CRF termasuk
fungsi kata-kata seperti "untuk" dan "dari" dan
"," tapi tidak kata benda dan kata kerja (dan frase tidak kata benda
atau kata kerja frase). Karena TEXTRUNNER adalah domain-independen, tidak bisa
mengandalkan daftar yang telah ditetapkan kata benda dan kata kerja. TEXTRUNNER
mencapai ketepatan 88% dan recall dari 45% (F1 dari 60%) pada besar corpus web.
Kesimpulan : Kecerdasan
Buatan (Artificial Inteligence) merupakan salah satu bagian dari ilmu komputer
yang mempelajari bagaimana membuat mesin (komputer) dapat melakukan pekerjaan
seperti dan sebaik yang dilakukan oleh manusia bahkan bisa lebih baik daripada
yang dilakukan manusia.Kecerdasan
Buatan lebih bersifat permanen. Kecerdasan alami bisa berubah karena sifat
manusia pelupa. Kecerdasan buatan tidak berubah selama sistem komputer &
program tidak mengubahnya. Lebih mudah diduplikasi & disebarkan.
Mentransfer pengetahuan manusia dari 1 orang ke orang lain membutuhkan proses
yang sangat lama & keahlian tidak akan pernah dapat diduplikasi dengan
lengkap.
Natural Language
Processing adalah saat kita melihat bagaimana memanfaatkan pengetahuan yang
berlimpah-limpah yang dinyatakan
dalam bahasa
alami.
Salah satu faktor umum dalam menangani tugas ini adalah penggunaan languange
model (model bahasa). Sedangkan Language Model adalah model yang memprediksi
probabilitas distribusi dari ekspresi bahasa. Language MODELS terbagi dalam 4
jenis yaitu :
1.
N-gram character models (Model karakter N-gram)
2.
Smoothing n-gram models (Meluweskan model n-gram)
3.
Model Evaluation (Model Evaluasi)
4.
N-gram word models (Model-model kata n-gram)
Referensi :
http://irpantips4u.blogspot.co.id/2012/12/konsep-dasar-artificial-intelligence-ai.html Oct 15th, 2016
Muhammad Dahria LPPM-STMIK TRIGUNA DHARMA, Jurnal9-MD-Kecerdasan Buatan.pdf
Senin, 16 Mei 2016
tugas softskil Manajemen Layanan Sistem Informasi pertemuan ke 3
NAMA : R.Moch Imron Maulana
KELAS : 2 KA 34
NPM : 18114662
1.
PERUBAHAN MANAJEMEN
A.
Pengertian
Perubahan
proses terus-menerus memperbaharui organisasi berkenaan
dengan arah, struktur, dan kemampuan untuk melayani kebutuhan yang selalu
berubah dari pasar, pelanggan dan para pekerja itu sendiri.
B.
Tujuan
Perubahan
Perubahan mempunyai manfaat bagi kelangsungan hidup suatu
organisasi, tanpa adanya perubahan maka dapat dipastikan bahwa usia organisasi
tidak akan bertahan lama. Perubahan bertujuan agar organisasi tidak menjadi
statis melainkan tetap dinamis dalam menghadapi perkembangan jaman, kemajuan
teknologi dan dibidang pelayanan kesehatan adalah peningkatan kesadaran pasen
akan pelayanan yang berkualitas
C.
Konsep dasar
Manajemen Perubahan :
suatu upaya yg dilakukan manajemen guna melakukan perubahan berencana dengan
menggunakan jasa/ bekerjasama dengan intervenis/ konsultan. Agar organisasi
tersebut tetap survive dan bahkan mencapai puncak perkembangannya.
Macam2 Perubahan :
·
Perubahan tidak berencana
·
Perubahan berencana
D.
Kegiatan
1). Suatu perubahan
seringkali tidak ada awal dan akhir yang jelas.
2). Suatu perubahan yang efektif dapat dimulai dengan perbaikan dalam beberapa bidang tertent
3). Suatu perubahan harus berjalan sekaligus, baik secara top-down maupun bottom-up.
4). Suatu perubahan organisasi memiliki dimensi pribadi yang penting.
5). Dilakukannya suatu pengukuran adalah kunci bagi suatu perubahan yang berhasil dan berkelanjutan.
2). Suatu perubahan yang efektif dapat dimulai dengan perbaikan dalam beberapa bidang tertent
3). Suatu perubahan harus berjalan sekaligus, baik secara top-down maupun bottom-up.
4). Suatu perubahan organisasi memiliki dimensi pribadi yang penting.
5). Dilakukannya suatu pengukuran adalah kunci bagi suatu perubahan yang berhasil dan berkelanjutan.
E.
Hubungan Dengan Proses Manajemen Layanan
Lainnya
Hal selanjutnya yang perlu dipikirkan adalah mengenai profil
orang – orang yang terlibat dalam perubahan. Profil orang-orang tersebut
seharusnya dapat mengorganisasi informasi dari semua orang terlibat dalam upaya
perubahan. Setiap orang akan mempunyai prioritas dan minat yang berbeda,
berdasarkan fungsi mereka. Kebijaksanaan dan diplomasi harus digunakan ketika
mempresentasikan tujuan perubahan kepada kelompok. Pesan yang sama harus
disampaikan kepada semua orang, bagaimanapun pentingnya, perlu dicermati
hal-hal khusus yang banyak relevansinya kepada kelompok.
2. PENYEBARAN
MANAJEMEN
A. Maksud
dan tujuan
Tujuan: ITIL Release
dan Manajemen Deployment bertujuan untuk merencanakan, jadwal dan mengontrol
pergerakan rilis untuk menguji dan lingkungan hidup. Tujuan utama dari
Manajemen Pers dan Manajemen Deployment adalah untuk memastikan bahwa
integritas lingkungan hidup dilindungi dan bahwa komponen yang benar
dilepaskan.
B.
Konsep dasar
Pada dasarnya,
kegiatan dan tujuan proses proses Release dan Deployment Manajemen di ITIL V3
identik Release Management di ITIL V2. ITIL V3 Manajemen Siaran memberikan
rincian jauh lebih di bidang perencanaan Release dan pengujian; ini menyebabkan
penambahan dua proses khusus yang dimasukkan di bawah Manajemen Pers dalam
versi ITIL sebelumnya: Manajemen Proyek - Perencanaan Transisi dan Dukungan ,
dan Layanan Validasi dan Pengujian .
C.
Kegiatan, metode, dan teknik
Release Manager
bertanggung jawab untuk perencanaan dan pengendalian gerakan Pers untuk menguji
dan lingkungan hidup. Tujuan utamanya adalah untuk memastikan bahwa
integritas lingkungan hidup dilindungi dan bahwa komponen yang benar dilepaskan.
D.
Hubungan dengan proses manajemen layanan
lainnya
·
Dukungan Manajemen rilis
Proses Tujuan: Untuk
memberikan pedoman dan dukungan untuk penyebaran Pers .
·
Perencanaan rilis
Proses Tujuan: Untuk menetapkan Perubahan
berwenang untuk Rilis Paket dan untuk menentukan
ruang lingkup dan isi dari Pers. Berdasarkan informasi ini, proses
Perencanaan Rilis mengembangkan jadwal untuk membangun, pengujian dan
menyebarkan rilis tersebut.
·
Dukungan Hidup Awal
Proses Tujuan: Untuk mengatasi masalah operasional cepat selama
periode awal setelah penyebaran Rilis , dan untuk
menghilangkan kesalahan yang tersisa atau kekurangan.
3. PEMENUHAN
PERMINTAAN
A.
Maksud Dan Tujuan
tujuan proses
pemenuhan permintaan yaitu sumber dan memberikan komponen layanan standar
yang diminta membantu dengan informasi General, keluhan atau komentar
B.
Model permintaan
Permintaan pemodelan menggunakan metode statistik dan intelijen
bisnis masukan untuk menghasilkan perkiraan permintaan akurat dan efektif
mengatasi variabilitas permintaan. Permintaan modeling menjadi lebih penting
karena peramalan dan manajemen persediaan sedang rumit dengan meningkatnya
jumlah item yang bergerak lambat, yang disebut "ekor panjang" dari
berbagai produk, banyak yang memiliki pola permintaan tak terduga di mana khas
"normal distribusi "asumsi yang digunakan oleh model tradisional sama
sekali tidak memadai. Dalam skenario ini, berhasil mengelola perkiraan dan
persediaan memerlukan canggih permintaan dan pemodelan persediaan teknologi
untuk andal mendukung tingkat layanan yang tinggi.
Referensi :
https://pernikmagazine.wordpress.com/2008/07/21/konsep-dasar-manajemen-perubahan/
Rabu, 13 April 2016
Tugas II Manajemen Layanan Sistem Informasi
Nama : R.Moch Imron Maulana
NPM : 18114662
Kls : 2ka34
Ruang
Lingkup
Dalam manajemen hubungan bisnis (BRM) terdiri dari pengetahuan, keterampilan, dan perilaku) yang membina hubungan yang produktif antara organisasi jasa (misalnya Sumber Daya Manusia , teknologi informasi , departemen keuangan, atau penyedia eksternal) dan mitra bisnis mereka. BRM berbeda dari manajemen hubungan perusahaan dan manajemen hubungan pelanggan meskipun hal itu berkaitan. Ini adalah ruang lingkup yang lebih besar daripada penghubung yang sejalan kepentingan bisnis dengan TI Penyerahan Ruang lingkup manajemen hubungan bisnis berfokus pada penyelarasan pelanggan tujuan dengan kegiatan penyedia layanan TI , yaitu, semua interaksi bahwa penyedia layanan memiliki dengan pelanggan .
2.
Maksud
dan Tujuan :
§
Maksud
Manajemen hubungan
bisnis (BRM) adalah pendekatan formal untuk pemahaman, mendefinisikan, dan
mendukung kegiatan antar-usaha yang terkait dengan jaringan bisnis .
§
Tujuan
Tujuan dari manajemen
hubungan bisnis adalah untuk memahami kebutuhan pelanggan bisnis dan untuk
memberikan layanan yang memenuhi kebutuhan tersebut .
Prinsip Business
Relationship Management
§
Pengukuran dan
analisis
Tujuan BRM
mengharuskan konsep-konsep dan prinsip-prinsip dapat diidentifikasi dan diukur.
Mengingat model, seseorang harus mampu mengidentifikasi hubungan bisnis yang
mereka terlibat dalam, dan mengukur mereka dalam hal seperti kuantitas atau
durasi. Hal yang sama berlaku untuk setiap aspek BRM, seperti jenis, peran,
atau prinsip.
Setiap hubungan bisnis
memiliki tujuan yang memerlukan partisipasi dari peran ganda untuk mencapai.
Tujuan dari hubungan bisnis yang diberikan adalah diskrit dan terukur.
§
Reputasi dan
kepercayaan
Model BRM harus
berusaha untuk model dan mengukur reputasi dan kepercayaan .
Setiap hubungan, dan
setiap interaksi di dalamnya, memberikan kontribusi untuk reputasi. Reputasi
meringankan risiko dan mengurangi gesekan dalam proses bisnis. Kepedulian untuk
reputasi incentivizes perilaku yang baik.
Tidak adanya
kepercayaan akan menyebabkan hubungan bisnis untuk gagal. Kepercayaan
meningkatkan efisiensi dan memungkinkan resolusi konflik. Hubungan antara
kepercayaan sebagai konsep inti tradisional dan dalam bentuk yang muncul
‘radikal’ sebagai komponen dari komunitas online harus dijelaskan.
§
Governance
Model BRM perlu
memperhitungkan dan menyelaraskan dengan model tata kelola perusahaan ,
termasuk etika bisnis , kendala hukum, dan norma-norma sosial yang berlaku untuk
hubungan bisnis.
§
Batas
Model BRM harus
menentukan batas-batas hubungan bisnis dalam kontinum yang lebih besar dari
hubungan interpersonal. Selain isu-isu pemerintahan, model harus memeriksa jika
ada tingkat optimal dari hubungan pribadi, dan apakah mereka berbeda
berdasarkan jenis, peran, atau atribut lainnya. model harus membantu menentukan
batas-batas yang mengoptimalkan efektivitas sementara mendukung tata kelola
yang baik.
§
Pertukaran dan timbal
balik
Model BRM pertukaran
dan timbal balik harus memperluas dimensi tradisional untuk akun untuk tidak
hanya pertukaran keuangan, tetapi juga pertukaran waktu, uang, pengetahuan, dan
reputasi. Ini adalah fitur kunci dari hubungan bisnis.
4.
PERAN
Sebagai peran
organisasi, BRM peran organisasi adalah hubungan antara penyedia layanan dan
bisnis. Peran bertindak sebagai penghubung, orkestra, dan navigator antara
penyedia layanan dan satu atau unit bisnis yang lebih.
Peran Bisnis
Relationship Manager telah diperkenalkan di ITIL 2011 untuk melakukan kegiatan
dalam proses bisnis Relationship Management.
5.
Hubungan
dengan proses manajemen layanan lainnya
Deskripsi proses
ITIL Bisnis
Relationship Management, Manajemen Hubungan Bisnis
Bisnis Relationship
Management telah diperkenalkan sebagai proses baru dalam ITIL 2011.
Terbaru tempat
bimbingan survei kepuasan pelanggan dan manajemen pengaduan dalam Bisnis
Relationship Management. Akibatnya, proses yang sesuai telah dipindahkan dari
terus menerus Peningkatan Pelayanan untuk Bisnis Relationship Management.
Gambaran proses ITIL Bisnis Relationship Management, menunjukkan antarmuka yang
paling penting.
Manajemen Keuangan Untuk Layanan TI
Ruang Lingkup
Ruang lingkup
pengelolaan financial sesungguhnya hanya mencakup tiga hal utama yaitu tentang
keputusan keuangan, keputusan investasi dan kebijakan deviden.
1.
Keputusan Keuangan
dilakukan untuk mencari dana. Keputusan itu tercermin pada sisi yang
mengungkapkan seberapa besar proporsi utang dan ekuitas suatu perusahaan.
Contohnya : Keputusan
Keuangan adalah menentukan berapa banyak obligasi (utang jangka panjang) yang
harus ditambah dan berpapa banyak saham biasa yang perlu diterbitkan.
2.
Keputusan Investasi
Segala keputusan
manajerial yang dilakukan untuk menghasilkan dana berbagai macam aktiva. Boleh
juga dikatakan bahwa keputusan investasi adalah keputusan bisnis, dan itu
diluar keputusan keuangan.
3.
Kebijakan devide
Yaitu seluruh
kebijakan yang dilakukan untuk menetapkan seberapa besar laba bersih yang
dibagikan kepada para pemegang saham dan berapa besar laba bersih yang tetap
ditahan untuk cadangan investasi tahunan, kebijakan itu akan tercermin dari
besarnya perbandingan laba bersih.
Contoh kebijakan
deviden adalah menetapkan apakah presentase pembagian deviden saat ini perlu
ditingkatkan atau tetap dipertahankan sebagaimana pada tahun sebelumnya.
Maksud dan Tujuan
Sistem Informasi
Keuangan / Finansial merupaka system informasi yang memberikan informasi kepada
seluruh manager keuangan yang berkaitan dengan aktivitas keuangan perusahaan.
Aktifitas-aktifitas keluaran dari system informasi keuangan yaitu peramalam tren
perekonomian masa depan, mengelola aliran dana yang melalui perusahaan dan
mengendalikan keuangan perusahaan.Kebutuhan pengetahuan system informasi yang
memadai akan memudahkan seseorang manajer keuangan dalam menjawab hal-hal
mendasar, seperti apa saja informasi yang dibutuhkan, bagaimana system
informasi disimpan, bagaimana informasi dikirimkan, dan apa dampak suatu
informasi terhadap posisi keuangan perusahaan.Tujuan pokok system informasi
keuangan adalah dalam pengambilan keputusan keuangan yaitu tersajinya informasi
keuangan yang dapat dipercaya, akurat dan tepat waktu.
Layanan Teknologi Informasi Manajemen Kontinuitas
Ruang Lingkup
situsnya bertujuan
untuk memberikan pengenalan untuk membangun proses Business Continuity
Management dalam sebuah organisasi dalam rangka untuk mengurangi teknologi dan
kontinuitas informasi risiko yang teridentifikasi sebagai bagian dari Manajemen
Risiko.
Dalam rangka
mempertahankan ketersediaan TI dan informasi organisasi perlu memahami
yang proses sangat
penting, seberapa cepat mereka harus dipulihkan.
apa IT dan informasi
yang diperlukan untuk menjaga proses-proses penting yang berjalan.
Dengan menggunakan
informasi ini, ICT dan Keamanan Informasi (IS) profesional dapat menentukan
tindakan yang harus dilakukan untuk memastikan bahwa TI dan informasi
persyaratan proses kritis dapat dipenuhi, meskipun peristiwa yang mengganggu.
Ini termasuk memastikan bahwa ICT dan IS staf tersedia dalam jangka waktu yang
diperlukan dan identifikasi situs alternatif (s) yang bekerja harus itu menjadi
perlu. Informasi ini rinci dalam Business Continuity Plan (BCP).
Setelah ICT dan IS
operasional lagi, tim operasional akan dapat bekerja dari mereka IT Service
Continuity Plan untuk mengembalikan komponen TI kritis dan informasi yang diperlukan
untuk mendukung proses kritis.
Maksud & Tujuan
Layanan Continuity
Management (ITSCM) IT bertujuan untuk mengelola risiko yang serius dapat
mempengaruhi layanan TI. ITSCM memastikan bahwa penyedia layanan TI selalu
dapat memberikan minimum setuju Layanan Levels, dengan mengurangi resiko dari
kejadian bencana untuk tingkat yang dapat diterima dan perencanaan untuk
pemulihan layanan TI. ITSCM harus dirancang untuk mendukung Business Continuity
Management.
Manajemen keamanan Informasi dan Manajemen Akses
Kebijakan Keamanan Informasi
Suatu kebijakan
keamanan harus diterapkan untuk mengarahkan keseluruhan program. Perusahaan
dapat menerapkan keamanan dengan pendekatan yang bertahap, diantaranya:
1.
Fase 1:
Inisiasi Proyek.
Membentuk sebuah tim untuk mengawas proyek kebijakan keamanan tersebut.
1.
Fase 2:
Penyusunan Kebijakan.
Berkonsultasi dengan semua pihak yang berminat dan terpengaruh.
1.
Fase 3:
Konsultasi dan
persetujuan.Berkonsultasi dengan manajemen untuk mendapatkan pandangan mengenai
berbagai persyaratan kebijakan.
1.
Fase 4:
Kesadaran dan
edukasi.Melaksanakan program pelatihan kesadaran dan edukasi dalam unit-unit
organisasi.
1.
Fase 5:
Penyebarluasan
Kebijakan. Kebijakan ini disebarluaskan ke seluruh unit organisasi dimana
kebijakan tersebut dapat diterapkan.
Kebijakan terpisah
dikembangkan untuk:
§
Keamanan sistem
informasi
§
Pengendalian akses
sistem
§
Keamanan personal
§
Keamanan lingkungan
dan fisik
§
Keamanan komunikasi
data
§
Klasifikasi informasi
§
Perencanaan langsung
usaha
§
Akuntbilitas manajemen
Sistem Manajemen Keamanan Informasi
Sistem manajemen
keamanan informasi (SMKI) atau information security management system (ISMS)
adalah sistem manajemen yang diterapkan perusahaan untuk mengamankan aset
informasi terhadap ancaman yang mungkin terjadi. Oleh sebab itu, kemanan
informasi secara tidak langsung menjamin kelangsungan bisnis perusahaan.
Sistem manajemen
keamanan informasi menjadi penting diterapkan agar informasi yang beredar di
perusahaan dapat dikelola dengan benar sehingga perusahaan dapat mengambil
keputusan berdasarkan informasi yang ada dengan benar pula dalam rangka
memberikan layanan yang terbaik kepada pelanggan.
Terdapat berbagai
standar keamanan informasi yang berlaku saat ini. Yang paling banyak diterapkan
adalah standar sistem manajemen informasi yang diterbitkan oleh ISO.
Standar manajemen
keamanan versi ISO dikenal dengan keluarga standar ISO 27000, yaitu:
§
ISO 27000: Standar ini
berisi kosa kata dan definisi sistem manajemen kemanan informasi
§
ISO 27001: Standar ini
berisi persyaratan yang harus dipenuhi jika ingin mendapatkan sertifikat ISO
27001 (ISMS)
§
ISO 27002: Standar
yang berisi panduan penerapan ISO 27001 (code of practice)
§
ISO 27003: Berisi
panduan implementasi sistem manajemen keamanan informasi
§
ISO 27004: Standar ini
berisi matriks dan metode pengukuran keberhasilan penerapan SMKI
§
ISO 27005: Pedoman
pelaksanaan manajemen risiko
§
ISO 27006: Panduan
sertifikasi SMKI
§
ISO 27007: Standar
pedoman audit SKMI
Fasilitas Manajemen – Kontrol Akses Fisik
Fasilitas Manajemen
keamanan informasi adalah Aktivitas untuk menjaga agar sumberdaya
informasi tetap aman .
Manajemen keamanan informasi terdiri atas empat tahap, yaitu:
1.
Mengidentifikasi
ancaman yang dapat menyerang sumber informasi perusahaan.
2.
Mendefinisikan resiko
yang disebabkan oleh ancaman.
3.
Menentukan kebijakan
keamanan informasi.
4.
Mengimplementasikan
pengendalian untuk mengatasi resiko resiko tersebu
Akses kontrol secara
fisik biasanya diberikan pada petugas khusus seperti penjaga keamanan. Umumnya
ada pagar atau pintu untuk menghindari akses kontrol fisik dari pihak yang
tidak berkepentingan. Kontrol akses secara fisik dapat dicapai oleh manusia
melalui cara mekanis seperti kunci atau melalui sarana teknologi yang disebut
sistem akses kontrol. Hak akses hanya bagi yang berkepentingan ini sangat
berguna untuk melindungi aset properti bila didukung dengan kamera CCTV
Langganan:
Postingan (Atom)



